Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Upaya memperkuat stabilitas ruang publik dari gempuran informasi negatif terus digencarkan. Kali ini, langkah konkret ditunjukkan melalui kunjungan Tim Baintelkam Polri ke Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh substansi ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara institusi Polri dan elemen masyarakat yang memiliki kedekatan historis, sekaligus jaringan sosial yang luas.
Tim Baintelkam Polri dipimpin oleh Brigjen Pol A. Jamal Yuliarto dan disambut langsung oleh Erick R. Tahalele, S.Sos selaku Ketua III KBPP Polri Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Komisaris Gunawangsa Apartemen Group.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membahas langkah-langkah strategis guna memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya maraknya disinformasi, hoaks, dan narasi negatif yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Brigjen Pol A. Jamal Yuliarto menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan bagian dari upaya konsolidasi untuk membangun soliditas dan kesamaan visi.
“KBPP Polri memiliki posisi penting sebagai elemen pendukung dalam menjaga stabilitas informasi publik. Perannya sangat strategis dalam membantu meng-counter narasi negatif yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi saat ini, pendekatan yang dilakukan tidak bisa lagi bersifat reaktif. Diperlukan strategi yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar mampu menjawab dinamika yang ada.
Sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan, dalam kesempatan tersebut Brigjen Pol Jamal juga menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada pihak KBPP Polri Jawa Timur. Penyerahan ini menjadi tanda komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi dan kesinambungan kerja sama ke depan.
Tak hanya berhenti pada tataran wacana, kedua pihak sepakat bahwa KBPP Polri Jawa Timur harus tampil lebih aktif sebagai agen komunikasi publik. Organisasi ini diharapkan mampu menghadirkan narasi yang positif, edukatif, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Selain itu, KBPP Polri juga didorong untuk memperluas engagement langsung dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan nyata di bidang sosial, kemasyarakatan, hingga literasi informasi.
Peran tersebut dinilai krusial, mengingat kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ruang publik yang sehat. Dengan kehadiran yang nyata di tengah masyarakat, KBPP Polri diharapkan tidak hanya menjadi simbol kedekatan dengan institusi Polri, tetapi juga representasi kehadiran negara.
Kolaborasi ini pun diharapkan mampu melahirkan kekuatan sosial yang adaptif dan responsif terhadap berbagai isu yang berkembang. Sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang publik yang konstruktif, sehat, dan bebas dari pengaruh informasi yang menyesatkan. (*)






