Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana religius berpadu dengan kemeriahan terasa begitu kental di kawasan Gunung Anyar Tengah, Surabaya. Sekitar 5.000 jamaah dari berbagai daerah memadati Masjid Baiturrohim dalam rangka Haul ke-21 KH. Mas Zuber Charis yang digelar selama dua hari, 25–26 April 2026.
Tradisi tahunan yang sarat makna ini tak hanya menjadi ajang doa dan mengenang sosok ulama kharismatik, tetapi juga menjelma menjadi perhelatan akbar penuh kebersamaan. Sejak pagi hingga malam, kawasan sekitar masjid dipenuhi lautan manusia yang datang dengan satu tujuan: ngalap berkah dan mempererat silaturahmi.
Rangkaian acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Dimulai dengan pembacaan manaqib, dilanjutkan dengan malam Ishari yang menjadi magnet utama. Lantunan sholawat khas Ishari menggema, menciptakan suasana syahdu yang menggugah hati para jamaah.
Tak hanya itu, nuansa hiburan religi juga semakin terasa dengan penampilan musik gambus yang mengiringi malam penuh keberkahan tersebut. Sepanjang Jalan Gunung Anyar Tengah pun disulap menjadi pusat keramaian lewat bazar rakyat yang menjajakan aneka kuliner dan produk lokal, menambah daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran kelompok Ishari Nahdlatul Ulama dari berbagai penjuru Jawa Timur. Mulai dari Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Jombang, Mojokerto hingga Bangkalan, semuanya hadir sebagai bentuk solidaritas dan kecintaan terhadap ulama serta tradisi keagamaan.
KH. Mas Ali Wafa, putra almarhum KH. Mas Zuber Charis sekaligus penyelenggara acara, mengaku bersyukur atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan haul ini.
“Acara ini terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak, semuanya gotong royong. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas semua bantuannya,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat jelas. Yani, salah satu warga sekitar, mengaku senang dengan kemeriahan acara yang tidak hanya religius tetapi juga menghibur.
“Meriah sekali, banyak hiburan, bisa kulineran di bazar juga, apalagi ini malam minggu,” ujarnya sambil tersenyum.
Kesuksesan acara ini tak lepas dari peran aktif para pengurus takmir Masjid Baiturrohim serta dukungan penuh masyarakat sekitar yang bahu-membahu menjaga kelancaran kegiatan.
Haul ke-21 ini menjadi bukti bahwa warisan spiritual KH. Mas Zuber Charis tetap hidup di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan. (*)






