Laporan: Ninis Indrawati
TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Atmosfer panas terasa di Stadion Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, saat laga semifinal Liga Pendidikan tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tulungagung digelar, Rabu (08/04/2026). Ribuan pelajar dan suporter yang memadati stadion membuat aparat kepolisian harus turun tangan melakukan pengamanan ekstra ketat.
Tak ingin kecolongan, jajaran Polres Tulungagung langsung menggelar pengamanan intensif di seluruh area stadion. Mulai dari pintu masuk hingga bagian dalam tribun, petugas disiagakan guna memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib.
Kasihumas Polres Tulungagung, IPTU Nanang, mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan personel di titik-titik strategis. Bahkan, setiap penonton yang masuk tak luput dari pemeriksaan.
“Setiap barang bawaan kami periksa. Ini untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya yang bisa memicu gangguan keamanan,” tegas IPTU Nanang.
Tak hanya itu, polisi juga aktif memberikan imbauan kepada para suporter yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar. Mereka diminta tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Di sisi lain, petugas juga sigap mengatur arus keluar masuk penonton guna mencegah penumpukan massa. Pengawasan di dalam stadion pun diperketat untuk mengantisipasi potensi gesekan antar suporter yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Suasana pertandingan yang penuh semangat sempat memanas dengan sorak sorai pendukung masing-masing tim. Namun berkat kesiapsiagaan aparat, situasi tetap terkendali tanpa adanya insiden berarti.
Dengan pengamanan berlapis yang diterapkan, Polres Tulungagung berharap ajang semifinal Liga Pelajar ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.
Laga pun berlangsung sengit, namun tetap aman kepada membuktikan bahwa semangat kompetisi bisa berjalan beriringan dengan ketertiban. (*)






