Laporan: Ninis Indrawati
SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Aksi kebut-kebutan di jalan sepi saat malam hari kini jadi perhatian serius aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang bergerak cepat memperketat pengawasan di jalur rawan kecelakaan, khususnya di wilayah Camplong dan Jrengik yang kerap memakan korban.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi petugas, waktu malam hingga dini hari menjadi periode paling rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jalanan yang lengang justru kerap “menggoda” pengendara untuk memacu kendaraan di luar batas aman.
Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menegaskan bahwa pihaknya kini mengedepankan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan. Salah satunya dengan mengintensifkan patroli malam serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat.
“Pengendara kami harapkan lebih waspada, terutama saat melintas pada malam hari. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat demi keselamatan,” tegas AKP Sulaiman, Senin (7/4/2026).
Menurutnya, faktor kelelahan dan menurunnya konsentrasi menjadi pemicu utama kecelakaan selain kecepatan tinggi. Tak sedikit pengendara yang kehilangan kendali karena memaksakan perjalanan saat kondisi tubuh tidak fit.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Sampang telah memasang sejumlah banner imbauan keselamatan di titik-titik strategis sepanjang jalur rawan. Pesan-pesan yang disampaikan pun sederhana namun krusial: gunakan helm, kenakan sabuk pengaman, jaga jarak aman, dan batasi kecepatan.
Tak berhenti di situ, patroli malam kini ditingkatkan secara signifikan. Petugas akan menyasar jam-jam rawan, terutama saat arus kendaraan logistik dan perjalanan antarkota meningkat tajam.
“Kami akan maksimalkan patroli di jam-jam rawan guna memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi kecelakaan,” imbuhnya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan. Mulai dari rem, lampu, hingga ban harus dicek secara menyeluruh. Selain itu, penggunaan ponsel saat berkendara juga dilarang keras karena berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Dengan kombinasi patroli rutin dan edukasi keselamatan, Satlantas Polres Sampang berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Harapannya, angka kecelakaan di jalur Camplong dan Jrengik bisa ditekan, dan pengguna jalan dapat berkendara dengan lebih aman, terutama di tengah sunyinya malam. (*)






