Laporan: Budi Santoso
NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Pasca gegap gempita Idulfitri, perhatian aparat kepolisian tak kendor. Justru, Polres Ngawi bergerak cepat memastikan kebutuhan vital masyarakat tetap aman: BBM dan LPG tidak boleh bermasalah!
Langkah sigap itu diwujudkan lewat inspeksi langsung ke sejumlah titik krusial distribusi energi. Dipimpin Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi, tim turun ke lapangan menggandeng petugas metrologi untuk memastikan tak hanya stok aman, tapi juga takaran dan kualitas benar-benar terjamin.
Pemeriksaan dilakukan di SPBU strategis seperti Karangasri dan Tempuran, hingga SPBE di Karangtengah Prandon dan Geneng. Hasilnya? Semua dalam kondisi aman dan terkendali!
Dari hasil pengecekan, stok BBM dipastikan cukup dan tidak mengalami gangguan distribusi. Bahkan, kualitasnya pun lolos uji tidak tercampur air atau zat lain. Tak hanya itu, volume pengisian juga masih dalam batas toleransi standar.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Ngawi tak perlu khawatir akan praktik nakal di lapangan.
Kabar baik juga datang dari distribusi LPG subsidi 3 kilogram. Hasil pemantauan menunjukkan pasokan tetap stabil dengan distribusi harian mencapai 18 hingga 22 load order (LO).
Tak ditemukan adanya pengurangan kuota. Bahkan, uji timbang memastikan isi tabung masih sesuai ketentuan. Artinya, gas melon tetap aman di tangan masyarakat!
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui AKP Aris Gunadi menegaskan bahwa kondisi energi pasca Lebaran masih dalam kendali penuh.
“Distribusi BBM dan LPG berjalan dengan baik. Tidak ada indikasi kelangkaan maupun pelanggaran selama proses penyaluran,” tegasnya.
Tak berhenti di sini, Polres Ngawi memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala. Koordinasi juga diperkuat dengan Pertamina serta Dinas Perdagangan guna menjaga stabilitas pasokan.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Sebab, stok BBM dan LPG di Ngawi masih lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. (*)






